Salam Langit Sastra, Kami ucapkan terima kasih atas atensi yang luar biasa kepada semua yang telah membaca apalagi membeli Majalah KataJiwa.
Sekali lagi kami mengundang anda semua untuk menulis di sini
Apa yang bisa ditulis dan diisi ?
Pada dasarnya rasio, penimbang baik buruk, untung rugi, adalah bagian dari kemanusiaan kita. Hanya saja kita jangan sampai lupa, ada pula saatnya kita perlu merayakan hidup. Melepas bebaskan perasaan yang kita rasakan. Marah yang tak bisa lagi ditahan dan tak perlu ditahan. Rindu yang tak lagi bisa ditanggung lagi dihadang malu. Cinta yang begitu mendesah basah. Takut yang benar-benar membuat seolah sebagian jiwa tersangkut atau mungkin sedih yang membekas perih pedih. Hidup memang perlu dipikirkan. Hanya saja sesekali kita perlu merayakannya. Melepaskannya.
Puisi:
Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar (bahasa puisi)
Sesuai dengan tema
Maksimal 3 puisi
Minimal isi satu kata
Foto diri resolusi tinggi
Nomor telepon seluler yang bisa dihubungi
Cerpen:
Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
Sesuai dengan tema
Maksimal 10.000 karakter dengan spasi
Maksimal 1 cerpen
Foto diri resolusi tinggi
Nomor telepon seluler yang bisa dihubungi
Kritik, Resensi, Liputan,Opini :
Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
Sesuai dengan tema
Maksimal 1000 kata
Maksimal 1 tulisan
Menampilkan foto dan keterangan objek yang diliput, dikritik atau diresensi (kritik, resensi, pantau)
Liputan mengenai produk budaya, bisa festival budaya, pertunjukkan teater, upacara adat dll.
Untuk Opini yang dibahas fokus pada kajian tentang bahasa dan sastra
Foto diri resolusi tinggi
Nomor telepon seluler yang bisa dihubungi
Foto :
Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
Sesuai dengan tema
Maksimal satu paragraf dan diletakkan sebagai keterangan di bawah foto
Wajib foto milik pribadi dan mencantumkan spesifikasi kamera dengan lengkap
Maksimal 1 foto
Foto diri resolusi tinggi
Nomor telepon seluler yang bisa dihubungi
Setiap peserta mengirimkannya dalam lampiran surat elektronik (bukan di badan surel) ke katajiwa.langitsastra@gmail.com dengan subjek nama_katajiwa_jenis tulisan_judul tulisan maksimal 27 Mei 2012.
Bagi karya yang dimuat akan diberitahukan lewat surat elektronik dan atau pesan pendek ke telepon seluler penulis. Jika ada perubahan dalam penerbitan atau penambahan tertentu akan diberitahukan kemudian
Kami tunggu partisipasinya!
cek: www.majalahkatajiwa.wordpress.com
FB: grup ‘Langit Sastra’
…………..
Pria luntang-lantung
mulung
cari putung
buntung
………………
"…………………….
jarum arloji tiba-tiba bergerak, hidup berdetak.
selamat ulang tahun,
kata lelaki itu pada cintanya yang sudah terlambat.
"ayahku menanam hujan dengan sangat hatihati
sebagaimana ia hatihati menyimpan ibu
dalam setiap benih hujan yang mekar
yang ditanaminya dengan tangannya sendiri, seperti waktu menanam ibu.
"aku membayangkan senja seperti seorang lelaki tua
seumur ayahku. yang terus hidup hingga para bayangan pulang
ke rumahnya masingmasing, membawa kabar
dari harihari melelahkan yang harus ia jalani: sebagai bayangan.
aku membayangkan bayangan seperti seorang ibu
yang berlarian memberi makan bocahnya: lelaki dewasa yang keterlaluan
tidak pernah ia larut dalam keluh, meski berkujur peluh
aku membayangkan peluh adalah hujan yang jatuh
dari ingatan lelaki tua, dirimbun senja, memanen kenangan yang terus muda.
2012
Oleh Hasrul Eka Putra
http://majalahkatajiwa.wordpress.com/2012/04/01/senja-di-bayangan-seorang-lelaki-tua/
dia dipahat dengan patah-patah
bukan digerus halus
dia diulir dengan keras getas
bukan ditiup halus
jatuh di lapang hijau tak menjadikan dia singa,
singa tak makan rumput
Oleh VITA WAHYU HIDAYAT
Katajiwa adalah majalah kebudayaan yang dirilis oleh Komunitas Langit Sastra. Kami memberikan kesempatan bagi siapapun yang ingin menjadi kontributor. Ketentuan naskah Majalah Katajiwa:
Tema: Pinggiran
Penjelasan Tema : Jika kita berpikir yang pinggiran itu bukan bagian dari diri kita, tentu saja itu adalah kelalaian yang nyata. semua yang di pinggir adalah bagian diri kita semata. ia bukanlah sesuatu yang di luar, ia masih bagian. perkara pinggiran itu agak jauh, itu lain masalah lain.
pinggiran itu selayak bayang dan layang. sejenak bisa jadi kita bingung ketika seseorang bermain bayang dengan jarinya. kita tak lagi melihat jari tetapi melihat pinggiran dan tak mengerti bentuk jari itu maknanya apa. tetapi jika cahayanya cukup, cara memandangnya tepat, kita akan melihat bayangan yang bermakna.
selain itu, kita tanpa sadar bahwa adalah keniscayaan membuat kita, manusia adalah makhluk yang memegang jutaan layang di jemarinya. entah itu masa lalu, masa depan, topeng ini itu, lawan jenis, dan layang layang lain. setinggi apapun layang itu, ia tetaplah bagian diri kita. kita tetap terhubung dengan pinggiran kita tadi.
nah, untuk tetap terhubung, untuk tetap mengerti pinggiran tadi, kita musti adil dalam melihat, musti memastikan teraju yang baik untuk membuat layangan kita tetap mengambang. demikian juga kata, sastra, budaya, seharusnya jadi pandangan yang adil, teraju yang seimbang untuk menceritakan pinggiran kita. semoga.

Puisi:
Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar (bahasa puisi)
Sesuai dengan tema
Maksimal 3 puisi
Minimal isi satu kata
Biografi singkat di bawah tulisan
foto close-up resolusi tinggi
Cerpen:
Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
Sesuai dengan tema
Maksimal 10.000 karakter dengan spasi
maksimal 1 cerpen
Biografi singkat di bawah tulisan
foto close-up resolusi tinggi
Kritik, Resensi, Pantau,Opini :
Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
Sesuai dengan tema
Maksimal 1000 kata
Maksimal 1 tulisan
Menampilkan foto dan keterngan objek yang diliput, dikritik atau diresensi (kritik, resensi, pantau)
Untuk Pantau, liputan mengenai produk budaya, bisa festival budaya, pertunjukkan teater, upacara adat dll.
Untuk Opini yang dibahas fokus pada kajian tentang bahasa dan sastra
Biografi singkat di bawah tulisan
foto close-up resolusi tinggi
Essay Foto
Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
Sesuai dengan tema
Maksimal satu paragraf dan diletakkan sebagai keterangan di bawah foto
Wajib foto milik pribadi dan mencantumkan spesifikasi kamera dengan lengkap
Maksimal 1 foto
Biografi singkat di bawah tulisan
Foto close-up resolusi tinggi
Setiap peserta mengirimkannya dalam attachment (bukan di badan email) ke katajiwa.langitsastra@gmail.com (subject: katajiwa 5_jenis tulisan_judul tulisan) maksimal 4 APRIL 2012.
Bagi karya yang dimuat akan diberitahukan by email, inbox, dan juga bisa dilihat di page Katajiwa. Jika ada perubahan dalam penerbitan atau penambahan tertentu tentang tema nanti akan diposting di doc ini.
Kami tunggu partisipasinya!
Ku dengar jantungku berdetak lagi..
Ah.. mengapa harus pagi lagi..
Masih saja sunyi.. masih saja sepi..
Masih saja sendiri..
"