Tentang Langit Sastra

Nama Komunitas: Komunitas Langit Sastra

Deskripsi Singkat: “Membuat Sastra Lebih Berjiwa”, demikianlah tagline yang kami usung saat kali pertama mendirikan komunitas Langit Sastra (LS), tepatnya pada 4 Oktober 2010 di kampus UI. Berawal dari kecintaan sekelompok mahasiswa Psikologi dan Ilmu Pengetahuan Budaya pada dunia sastra, Komunitas Langit Sastra dibentuk untuk menggiatkan kembali budaya literasi yang kian hari kian luntur. Nama “Langit Sastra” dipilih untuk memberikan ruang kebebasan bagi para anggota dalam berkarya. Langit adalah atap dunia, bebas tak berbatas, sebagaimana ide, kreatifitas, dan pemikiran yang hidup dalam komunitas ini.

Komunitas yang bersifat kekeluargaan ini aktif di jejaring sosial dan melakukan pertemuan rutin dua minggu sekali di Gang Kapuk. Tidak jarang komunitas ini melakukan kegiatan di di Taman Baca Mall, Taman Melingkar Perpus UI, Buku Kafe, dan tempat-tempat lain yang menarik untuk dikunjungi.

Kegiatan:

  1. Karya On the Spot, kegiatan ini biasanya dilakukan pada saat pertemuan rutin dua minggu sekali, dipimpin oleh seorang fasilitator. Sifatnya seperti games. Jadi para anggota diberikan kesempatan untuk menuliskan karyanya sendiri melalui mekanisme yang ditentukan oleh fasilitator tersebut.
  2. Nonton dan Diskusi Film, nonton film dilakukan setiap dua bulan sekali. Di kegiatan ini, anggota komunitas bisa saling share dan kritik film tersebut, baik film Indonesia maupun film asing.
  3. Bedah Buku, bedah buku juga dilakukan setiap dua bulan sekali. Buku-buku yang recommended atau sedang banyak dibicarakan atau bahkan yang bagus tapi jarang orang tahu, dibedah bersama-sama. Langit Sastra biasanya mendatangkan penulisnya langsung atau memberikan kesempatan kepada salah satu anggota untuk membedah buku yang disepakati.
  4. Karya On Line, langit sastra memiliki grup on line di facebook, yaitu langitsastra@groups.facebook.com. Perpekan setiap anggota men- link karyanya, baik dari blog maupun dari jejaring sosial lainnya. Dapat juga secara bebas share tulisannya untuk diapresiasi oleh anggota lain. Lomba-lomba, link media untuk mengirim tulisan juga bisa di-share di grup.
  5. Belajar dari Pakar, komunitas mengunjungi pakar sastra langsung atau mendatangkannya saat agenda rutin, bisa jadi yang didatangkan adalah penulis, akademisi, seniman, atau budayawan.
  6. Malam Apresiasi Seni, setiap anggota unjuk bakat apapun yang dimilikinya, baik itu resital puisi, musikalisasi, teater„ atau baca karya apapun. Malam Apresiasi Seni dilakukan di indoor.
  7. Kritik Sastra (Novel, cerpen, puisi, lirik lagu), kritik di sini bisa diartikan sebagai apresiasi karya sastra. Misalnya, bagaimana kaitan antara perkembangan tokoh dan alur dalam karya sastra Pramoedya Anantar Toer, atau isu-isu apa saja yang terdapat dalam novel, dan bagaimana si penulis menyampaikannya, diskusikan bersama-sama.
  8. Jalan-Jalan LS, acara ini dilakukan jika ada event seni terdekat, misalnya, menonton pertunjukan seni di Salihara, GKJ, Taman Ismail Marzuki, atau kampus-kampus. Bisa juga jalan-jalan ke Museum, Kota Tua, Galeri Nasional, dan pameran-pameran seni lainnya. Rekreasi ke alam bebas juga bisa menjadi pilihan.
  9. Katajiwa, katajiwa adalah nama majalah sastra produk komunitas ini. Terbit dua bulan sekali. Redaksinya adalah para anggota LS. Katajiwa juga memberikan kesempatan bagi non-anggota untuk menjadi kontirbutor. Tentu saja setelah melalui seleksi dari tim redaksi.

Facebookfacebook.com/groups/langitsastra/

Twitter@langitsastra @katajiwa

Contact Person: katajiwa.langitsastra@gmail.com